Friday, February 24, 2012

Metamorfosis Lalat Buah (Drosophila sp.)

Subject: Perkembangan Hewan / Animal Development (Laporan Praktikum)

Praktikum Perkembangan Hewan: Metamorfosis Lalat Buah
oleh: Annuurun Nisa / G1A008015, dkk.


Bab I. Pendahuluan
     1.1. Latar Belakang
Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. Perubahan fisik itu terjadi akibat pertumbuhan sel dan diferensiasi sel yang secara radikal berebeda. Beberapa serangga, amphibi ,mollusca, crustacean, echinodermata dan tunicata mengalami proses metamorfosis, yang biasanya(tapi tidak selalu disertai perubahan habitat atau kelakuan.
Dalam ilmu perkembangan hewan spesifiknya pada periode perkembangan dikenal adanya istilah periode perantara atau metamorfosi.s yang seperti dijelaskan diatas bahwa metamorfosis terjadi pada sebagian besar avertebrata dan beberapa vertebrata. Salah satu contoh spesies dari kelas insecta yang mengalami metamorfosis adalah lalat buah atau fruit fly. Metamorfosis yang dialami lalat buah tergolong sebagai metamorfosis sempurna. Drosophyla  adalah jenis serangga bersayap yang masuk ke dalam ordo Diptera, (bangsa lalat).Spesies ini umumnya dikenal sebagai lalat buah dalam pustaka-pustaka biologi eksperimental (walaupun banyak jenis lalat-lalat buah lainnya) dan merupakan organisme model yang paling banyak digunakan dalam penelitian genetika, fisiologi, dan evolusi sejarah kehidupan. D. melanogaster populer karena sangat mudah berbiak (hanya memerlukan waktu dua minggu untuk menyelesaikan seluruh daur kehidupannya), mudah pemeliharaannya, serta memiliki banyak variasi fenotipe yang relatif mudah diamati. Oleh karenanya untuk dapat mengetahui bagimana perubahan-perubahan yang terjadi pada insecta hususnya lalat buah, maka dilakukan pengamatan terhadap metamorfosis lalat  buah dalam praktikum ini.
     1.2. Tujuan
  • Mengetahui tahapan-tahapan dalam siklus hidup Drosophila sp.
  • Mengetahui lama dari tiap tahapan dalam siklus hidup Drosophila sp.
  • Mengetahui cara menangani dan memelihara Drosophila sp.

     1.3. Manfaat
Melalui  pengamatan proses metamorfosis terhadap serangga khususnya lalat buah ini, sesuai dengan tujuan di atas maka diharapkan praktikan mampu memahami secara lebih detail mengenai tahapan-tahapan yang terjadi pada siklus hidup Drosophila sp , mengetahui  bagaimana perubahan-perubahan bentuk yang terjadi dalam siklus hidup Drosophila sp dan lamanya waktu yang dibutuhkan oleh spesies ini untuk dapat mengalami perubhan bentuk dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Serta tentunya mendapatkan pewngetahuan tentang bagaimana menangani dan memelihara Drosophila sp.

Bab II. Tinjauan Pustaka.
Drosophila sp merupakan jenis lalat buah yang dapat ditemukan di buah-buahan busuk. Drosophila telah digunakan secara bertahun-tahun dalam kajian genetika dan perilaku hewan. Lalat buah dan Artrophoda lainnya mempunyai kontruksi modular, suatu seri segmen yang teratur. segmen ini menyusun tiga bagian tubuh utama, ayitu; kepala, thoraks, dan abdomen. seperti hewan simetris bilateral lainnya, Drosophila ini mempunyai poros anterior dan posterior (kepala-ekor) dan poros dorsoventral (punggung-perut). Pada Drosophila, determinan sitoplasmik yang sudah ada di dalam telur memberi informasi posisional untuk penempatan kedua poros ini bahkan sebelum fertilisasi. setelah fertilisasi, informasi dengan benar dan akhirnya akan memicu struktur yang khas dari setiap segmen.
Metamorfosis pada Drosophila termasuk metamorfosis sempurna, yaitu dari telur – larva instar I – larva instar II – larva instar III – pupa – imago. Perkembangan dimulai segera setelah terjadi fertilisasi, yang terdiri dari dua periode. Pertama, periode embrionik di dalam telur pada saat fertilisasi sampai pada saat larva muda menetas dari telur dan ini terjadi dalam waktu kurang lebih 24 jam. Dan pada saat seperti ini, larva tidak berhenti-berhenti untuk makan. Periode kedua adalah periode setelah menetas dari telur dan disebut perkembangan postembrionik yang dibagi menjadi tiga tahap, yaitu larva, pupa, dan imago (fase seksual dengan perkembangan pada sayap). Formasi lainnya pada perkembangan secara seksual terjadi pada saat dewasa (Silvia, 2003).
Telur Drosophila berbentuk benda kecil bulat panjang dan biasanya diletakkan di permukaan makanan. Betina dewasa mulai bertelur pada hari kedua setelah menjadi lalat dewasa dan meningkat hingga seminggu sampai betina meletakkan 50-75 telur perhari dan mungkin maksimum 400-500 buah dalam 10 hari. (Silvia, 2003). Telur Drosophila dilapisi oleh dua lapisan, yaitu satu selaput vitellin tipis yang mengelilingi sitoplasma dan suatu selaput tipis tapi kuat (Khorion) di bagian luar dan di anteriornya terdapat dua tangkai.tipis. Korion mempunyai kulit bagian luar yang keras dari telur tersebut (Borror, 1992).

More about Metamorfosis Lalat Buah..?? Download here. Password: lalala. If you do take it then please leave a comment.. :) File PPTnya ada. Kalau mau bisa email.

1 comment:


Read this first before proceeding, cause it's important.
So this is how i roll, mate.
1. You don't spam on my comment section.
2. You don't ask for something under my property (for example, codes or photos).
3. You don't come and object all the shits i said in my posts, cause it's MY opinion and thinking.
4. You don't bitch around like you do on other websites.
5. Last of all, be nice. Cause i will give you twice whatever you give to me.